Budaya Antri Sulit diterapkan pada Masyarakat Indonesia - Mesin Antrian, Aplikasi Sekolah & Rumah Sakit

Budaya Antri Sulit diterapkan pada Masyarakat Indonesia

mesin antrian Indonesia

Masyarakat Indonesia selama ini dikenal dengan masyarakat yang susah untuk menerapkan ketertiban. Saling serobot dan mendahulukan kepentingan diri menjadi hal lumrah yang terjadi pada masyarakat Indonesia. Namun apakah memang benar demikian sifat dari bangsa ini? Apakah tidak terpikir bahwa bisa saja sulitnya masyarakat Indonesia untuk tertib dikarenakan situasi dan kondisi yang kurang memadai?

Mengantri sebenarnya adalah hal sederhana yang mudah dilakukan, hanya diperlukan kesabaran dalam menunggu dan menahan ego. Namun yang menjadi masalah adalah setiap orang memiliki batasan kesabaran yang berbeda. Sehingga ketika seseorang bisa melihat celah sedikit dalam antrian, maka dia akan memilih untuk menyerobot. Perilaku inilah yang membuat orang Indonesia dikenal sebagai masyarakat susah tertib. Meski begitu terdapat cara mudah dan efisien untuk mengatasi hal ini yaitu melalui mesin antrian.

END Que merupakan solusi mesin antrian yang dapat mengatasi dengan mudah masalah tertib antri dari masyarakat Indonesia. Hanya cukup dengan mengambil nomor pada mesin antrian, selanjutnya pengunjung hanya perlu menunggu untuk dipanggil sesuai layanan yang dipilih. Kecil kemungkinan terjadi serobot-menyerobot antrian, karena pengunjung akan dipanggil berdasarkan nomor yang dipegang. Ketika nomor yang datang dan nomor yang dipanggil berbeda, otomatis tidak akan dilayani. Disini mesin antrian memegang peranan penting untuk tetap menjaga antrian tetap kondusif dan menjamin efisiensi dari pelayanan.

Selain menjaga antrian tetap kondusif, Mesin antrian END Que juga menyimpan berbagai data report tentang antrian. END Que dapat menyimpan data, berapa lama pengunjung menunggu antrian dan berapa lama pengunjung dilayani. END Que dapat mengukur apakah pengunjung terlalu lama menunggu antrian dan ketika sudah dilayani akan terlihat juga apakah pengunjung terlalu lama dilayani atau tidak. Dengan mengetahui data tersebut maka akan terlihat apakah masyarakat menunggu dalam batas yang wajar atau tidak.

Lalu apakah masyarakat Indonesia memang susah untuk antri? Belum tentu seperti itu. Tergantung dari kondisi lapangan. Ketika di lapangan sudah tersedia mesin antrian seperti END Que, maka masyarakat akan tetap bisa mengantri dengan lebih sabar. Selain itu dengan memegang nomer antrian, akan memberikan ketenangan pada masyarakat tanpa perlu takut akan diserobot orang lain. Perusahaan pelayanan juga mendapat banyak masukan apakah pelayanannya sudah memberikan pelayanan terbaik dan efisien atau belum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *